INTEGRITAS.web.id -Tarutung. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan peran strategis bidan dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung penyiapan Generasi Emas 2045.
Penegasan itu disampaikan dalam peringatan HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Seminar Sehari yang digelar Pengurus Daerah IBI Tapanuli Utara di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Rabu (12/8/2026).

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, mengatakan bidan merupakan mitra strategis pemerintah daerah.

Bidan tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi hadir mendampingi perempuan dalam setiap tahapan kehidupannya. Kolaborasi adalah kunci agar pelayanan kebidanan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, bidan memiliki peran penting dalam mendukung sejumlah program kesehatan, seperti percepatan penurunan stunting, penekanan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), serta perluasan pelayanan Keluarga Berencana (KB).

Bupati juga meminta peningkatan kompetensi tenaga kebidanan dibarengi pelayanan yang ramah dan tidak membedakan status sosial masyarakat. Pemanfaatan teknologi kesehatan serta penguatan pelayanan di wilayah terpencil juga dinilai penting.

Dorong Beasiswa Kebidanan
Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat mengapresiasi pengabdian bidan yang tetap memberikan pelayanan hingga ke wilayah terpencil.
Ia mendorong sinergi bidan desa dengan TP PKK, terutama melalui Pokja IV. Untuk menjawab keterbatasan tenaga kesehatan di daerah seperti Kecamatan Garoga dan Pangaribuan, ia mengusulkan beasiswa pendidikan kebidanan bagi putra-putri daerah.

“Bidan adalah garda terdepan di bidang kesehatan. Kita ingin bidan desa dan PKK terus bergandengan tangan mewujudkan keluarga sehat dan mandiri di Tapanuli Utara,” kata Neny.

Ketua IBI Cabang Tapanuli Utara Dr. Marni Siregar mengatakan para bidan siap mendukung program pemerintah, terutama dalam pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Sejumlah aksi sosial juga telah dilakukan IBI sejak Juni 2026, di antaranya pelayanan kesehatan keliling, edukasi gizi dan pencegahan anemia, pemeriksaan ibu dan anak, imunisasi, pelayanan KB, serta donor darah.

Kegiatan HUT ke-75 IBI tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Satya Dharma Nababan, Kepala Dinas Kesehatan dr. Ganda Nainggolan, Inspektur Daerah Manapang Simamora, pimpinan perangkat daerah, serta ratusan bidan se-Kabupaten Tapanuli Utara.
Pemkab Tapanuli Utara menilai penguatan kolaborasi dengan IBI dan TP PKK menjadi bagian penting untuk memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di daerah. ( Tim )

Post a Comment