INTEGRITAS.web.id - LUBUK PAKAM. Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deli Serdang memperkuat kemandirian organisasi agar dapat menjalankan peran keumatan secara lebih optimal.
Hal itu disampaikan Asri saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kabupaten Deli Serdang ke-VI Tahun 2026 di Aula Cadika, Lubuk Pakam, Senin (24/8/2026).
Asri mengatakan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tetap memberikan dukungan kepada MUI melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun, menurut dia, dukungan tersebut perlu diiringi dengan upaya memperkuat sumber pembiayaan organisasi dari masyarakat.
Sekarang MUI diarahkan untuk semakin mandiri. Tidak lagi mutlak bersumber dari APBD, tetapi bisa diperkuat melalui partisipasi dan donasi masyarakat yang sah dan tidak mengikat,” kata Asri.
Asri menilai, kemandirian organisasi akan membuat MUI lebih leluasa dalam menyusun dan menjalankan berbagai program pembinaan umat.
Menurutnya, dukungan masyarakat dapat menjadi salah satu kekuatan bagi MUI untuk mengembangkan program sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.
Kemandirian ini bukan berarti mengurangi sinergi dengan pemerintah. Justru kita ingin MUI semakin kuat dan mampu menjalankan perannya secara optimal,” ujarnya.
Asri juga mengapresiasi Ketua MUI Deli Serdang Kaya Hasibuan dan jajaran pengurus yang selama ini aktif bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Sinergi tersebut antara lain diwujudkan melalui berbagai program keagamaan seperti Deli Serdang Mengaji dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Bangun karakter masyarakat
Selain pembangunan fisik, Asri menilai pembangunan karakter masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.
Karena itu, pemerintah dan MUI dinilai memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai agama dan akhlakul karimah di tengah masyarakat.
Pemerintah membangun berbagai fasilitas, dan tentu harus kita jaga bersama. Begitu juga pembangunan karakter masyarakat, harus kita lakukan bersama,” katanya.
Asri berharap Musda MUI ke-VI yang berlangsung 25-26 Agustus 2026 dapat menghasilkan kepengurusan periode 2026-2031 yang mampu membawa organisasi menjadi semakin mandiri.
Kepengurusan baru juga diharapkan tetap menjaga komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menjalankan program-program keumatan.
Evaluasi program dan susun agenda lima tahun
Ketua MUI Provinsi Sumatera Utara Maratua Simanjuntak turut menekankan pentingnya kemandirian organisasi.
Menurut Maratua, penguatan kemandirian merupakan bagian dari komitmen MUI Sumatera Utara agar MUI di daerah dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi umat.
Sementara itu, Ketua MUI Deli Serdang Kaya Hasibuan mengatakan Musda VI menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya sekaligus menyusun program untuk periode berikutnya.
Musda tersebut mengusung tema “Mengukuhkan Peran MUI, Mengawal Akhlakul Karimah, Mewujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan”.
Musda ini juga menjadi momentum membentuk kepengurusan MUI Deli Serdang periode 2026-2031,” kata Kaya.
Pembukaan Musda VI MUI Kabupaten Deli Serdang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan sejumlah organisasi masyarakat Islam di Kabupaten Deli Serdang.( Sopian )
Posting Komentar