INTEGRITAS.web.id — Lampung Tengah. Pembangunan Jembatan Sungai Punggur Utara yang menghubungkan Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, dengan Desa Sidokerto, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, telah menyelesaikan struktur utamanya.

Hingga Rabu (12/8/2026), fisik utama jembatan beton yang menggunakan teknologi pipa baja bergelombang (ARAMCO) telah rampung 100 persen.
Jembatan tersebut diharapkan menjadi akses penting bagi masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi warga di kedua wilayah.

Pantauan di lokasi, jembatan telah berdiri kokoh. Ornamen pembatas jembatan juga telah selesai dicat dengan warna merah putih.
Meski struktur utama telah rampung, sejumlah pekerjaan akhir masih dilakukan, terutama pada akses jalan pendekat atau oprit di sisi Desa Sidokerto.

Warga Gotong Royong Pasang Pengaman
Babinsa Kelurahan Trimurjo, Sertu Gunawan dari Koramil 411-04/Trimurjo, mengatakan akses dari Lingkungan V Kelurahan Trimurjo telah selesai, termasuk pemasangan pagar pengaman atau guardrail di sisi jembatan.

Untuk area Lingkungan V, pagar pengaman sudah terpasang di atas landasan beton. Sekarang fokus utama kita menyelesaikan pemasangan pagar pengaman di sisi seberang yang masuk wilayah Dusun IV Desa Sidokerto,” kata Gunawan.
Penyelesaian pagar pengaman di Dusun IV Sidokerto dilakukan secara swadaya melalui gotong royong masyarakat.

Warga memasang komponen pengaman menggunakan lempengan kanal bergelombang dengan lebar 30 sentimeter dan panjang 3 meter.
Pemasangan pengaman dinilai penting karena kontur oprit di sisi Sidokerto berbatasan dengan bahu jalan yang cukup curam. Tiang guardrail nantinya diperkuat dengan cor beton agar lebih stabil dan tidak mudah amblas ketika musim hujan.
Dorong Aktivitas Ekonomi

Kehadiran jembatan baru disambut positif masyarakat. Selain dinilai lebih aman dibandingkan jembatan sebelumnya, akses tersebut diharapkan mempermudah petani membawa hasil pertanian dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Jembatan Sungai Punggur Utara juga diproyeksikan memperlancar hubungan masyarakat Trimurjo dan Sidokerto, termasuk aktivitas perdagangan dan distribusi komoditas pertanian.

Setelah seluruh pekerjaan akhir dan pengamanan oprit selesai, jembatan diharapkan segera dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat.
Bagi warga, rampungnya jembatan ini bukan hanya menandai selesainya sebuah proyek infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang lebih mudah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di dua wilayah Lampung Tengah. ( Tim )

Post a Comment