INTEGRITAS.web.id-Langkat,Suasana berbeda terasa di Yayasan Pendidikan Putra Jaya Jabal Rahman, Senin (10/8/2026) pagi. Di tengah khidmatnya upacara bendera, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., hadir bukan sekadar sebagai pembina upacara, tetapi membawa pesan tentang masa depan, persahabatan, dan pentingnya menjaga generasi muda.

Di hadapan para siswa, guru, dan tenaga pendidik, Kapolres Langkat mengajak para pelajar untuk menjadikan sekolah sebagai tempat menempa diri, membangun karakter, sekaligus mengejar cita-cita.

Menurutnya, masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Karena itu, keberhasilan seorang pelajar tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh sikap, kedisiplinan, dan kemampuan menghargai orang lain.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta jangan mudah terbawa lingkungan yang dapat merusak masa depan,” pesan Kapolres dalam amanatnya.

Ia mengingatkan para pelajar untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk tawuran, geng motor, penyalahgunaan narkotika dan perilaku negatif lainnya.
Kapolres juga menyampaikan bahwa kenakalan remaja sering kali berawal dari hal-hal yang dianggap sederhana, seperti mengabaikan aturan sekolah atau salah memilih lingkungan pergaulan.

Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi
Pesan Kapolres tidak berhenti pada persoalan keamanan dan ketertiban. Para pelajar juga diajak menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan media sosial.
Di tengah derasnya arus informasi, setiap siswa diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kapolres mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi dan validasi sebelum mempercayai atau membagikan sebuah informasi.
Sebab, satu informasi yang tidak benar dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
“Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran berita bohong maupun fitnah hanya karena terburu-buru membagikan informasi,” pesannya.

Sekolah Harus Menjadi Tempat yang Aman dan Nyaman
Hal lain yang mendapat perhatian adalah persoalan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
Kapolres mengajak seluruh pelajar untuk membangun persahabatan yang dilandasi rasa saling menghormati dan menghargai.
Setiap manusia, katanya, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbedaan fisik maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai, tetapi juga ruang untuk belajar menjadi manusia yang memiliki empati, kepedulian dan rasa hormat kepada sesama.
Disiplin Berlalu Lintas, Jaga Masa Depan

Kapolres Langkat turut mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, terutama bagi pelajar yang sudah berkendara.
Penggunaan helm dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari upaya menjaga keselamatan diri.
Generasi muda merupakan kelompok usia produktif yang memiliki perjalanan panjang untuk menggapai cita-cita. Karena itu, keselamatan harus menjadi prioritas.

Kapolres berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, memiliki semangat belajar, serta mampu memberikan kebanggaan bagi keluarga dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Kehadiran Kapolres Langkat di tengah lingkungan sekolah pun mendapat sambutan antusias dari para siswa dan guru.

Momen tersebut memperlihatkan bahwa kehadiran polisi tidak selalu identik dengan penegakan hukum. Polisi juga hadir untuk mendengar, mengedukasi, memotivasi, dan membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk generasi muda.

Melalui program Polisi Langkat Garuda Ksatria, Polres Langkat terus mendorong terwujudnya sosok kepolisian yang humanis, responsif dan dekat dengan masyarakat.
Semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai” menjadi bagian dari upaya membangun keamanan yang tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga pendekatan persuasif dan pembinaan.

Di penghujung kegiatan, Kapolres berpesan agar para pelajar tidak pernah takut bermimpi.
Belajar dengan tekun, hormati orang tua dan guru, berteman dengan lingkungan yang baik, serta berani mengatakan tidak terhadap narkoba, tawuran, geng motor dan segala bentuk perilaku negatif.
Sebab, masa depan yang besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Polres Langkat juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian untuk menghubungi Call Center Polri 110 yang tersedia selama 24 jam.
Versi ini lebih menonjolkan sisi humanis Kapolres dan hubungan harmonis antara polisi, guru, dan pelajar, sehingga tidak terasa seperti rilis institusi yang terlalu kaku.( Red )

Post a Comment