INTEGRITAS.web.id - BANTAENG. Kabar gembira bagi masyarakat Bantaeng dan kepulauan di wilayah selatan Sulawesi Selatan. KM Sabuk Nusantara 85 resmi memberlakukan jadwal pelayaran dan tarif tiket baru, sekaligus menghadirkan kemudahan pemesanan tiket secara mandiri melalui aplikasi PELNI Mobile.

Kapal perintis yang dikelola Danantara Indonesia bekerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) ini kembali menjadi salah satu andalan masyarakat dalam membuka akses transportasi laut sekaligus menggerakkan roda perekonomian antarpulau.

Dengan rute Makassar–Bantaeng–Selayar–Jinato–Kayuadi–Jampea–Bonerate–Kalaotoa hingga Maumere, KM Sabuk Nusantara 85 bukan sekadar sarana transportasi, tetapi menjadi penghubung penting bagi masyarakat, pelaku usaha, pedagang, hingga pengangkut hasil bumi dan hasil laut.

Jadwal Singgah di Bantaeng
Berdasarkan jadwal pelayaran yang berlaku, KM Sabuk Nusantara 85 diperkirakan tiba di Pelabuhan Mattoanging, Bantaeng, Minggu (16/8/2026) pukul 08.00 WITA.
Kapal kemudian dijadwalkan kembali berangkat pada pukul 10.00 WITA menuju pelabuhan berikutnya.

Dalam perjalanan berikutnya, KM Sabuk Nusantara 85 diperkirakan kembali tiba di Bantaeng pada Minggu (23/8/2026) pukul 07.00 WITA, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makassar.

Tarif Baru, Bantaeng-Maumere Mulai Rp13.800
Tarif penumpang dari Bantaeng menuju sejumlah pelabuhan tujuan juga telah ditetapkan. Masyarakat kini dapat menikmati perjalanan antarpulau dengan tarif yang relatif terjangkau.

Berikut tarif yang tercantum:
Bantaeng–Makassar: Rp25.800
Bantaeng–Selayar: Rp13.800
Bantaeng–Jinato: Rp28.000
Bantaeng–Kayuadi: Rp31.000
Bantaeng–Jampea: Rp35.000
Bantaeng–Bonerate: Rp43.000
Bantaeng–Kalaotoa: Rp49.000
Bantaeng–Maumere: Rp59.000
Tarif tersebut berlaku sesuai ketentuan yang ditetapkan, termasuk bagi penumpang dewasa, anak maupun bayi sesuai kategori yang berlaku.

Tak Perlu Antre, Tiket Bisa Dipesan Lewat PELNI Mobile
Di era layanan digital, calon penumpang juga tidak perlu selalu datang langsung ke loket untuk melakukan pemesanan.

Tiket KM Sabuk Nusantara 85 kini dapat dipesan secara mandiri melalui aplikasi PELNI Mobile dengan tahapan:
Buka aplikasi PELNI Mobile dan pilih menu Tiket Kapal.

Masukkan pelabuhan asal, tujuan dan tanggal keberangkatan.
Isi jumlah penumpang, jenis kelamin dan kategori penumpang.
Pilih jadwal kapal yang tersedia.
Lengkapi data identitas sesuai dokumen resmi,Pilih metode pembayaran,lakukan pembayaran sesuai petunjuk.

Setelah pembayaran berhasil, E-Tiket akan terbit dan siap digunakan saat keberangkatan.
Kapten Imbau Penumpang Hindari Oknum Tak Bertanggung Jawab
Kapten KM Sabuk Nusantara 85, Gaspar, mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai jadwal maupun tarif agar memperoleh informasi langsung dari pihak resmi.

Apabila ada masyarakat atau calon penumpang yang hendak berangkat dan ingin menanyakan harga tiket ke tujuan tertentu, silakan datang langsung ke Kantor Syahbandar Pelabuhan Mattoanging atau menuju ke atas KM Sabuk Nusantara 85 untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dan akurat,” ujar Kapten Gaspar.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian informasi sekaligus mencegah masyarakat menjadi korban oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bukan Sekadar Kapal, Tapi Nadi Ekonomi Masyarakat Kepulauan
KM Sabuk Nusantara 85 rutin bersandar di Pelabuhan,Mattoanging, Desa Bonto Jai, Kecamatan,Bissappu, Kabupaten Bantaeng, rata-rata empat kali dalam sebulan.

Kehadiran kapal ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain menjadi transportasi antarpulau, kapal tersebut juga menjadi jalur distribusi berbagai hasil bumi dan hasil laut.
Setiap kali kapal bersandar, aktivitas pelabuhan pun meningkat. Penumpang datang dan pergi, pedagang beraktivitas, serta roda ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan ikut bergerak.

Karena itu, keberadaan KM Sabuk Nusantara 85 memiliki arti penting bagi konektivitas wilayah kepulauan dan masyarakat pesisir di kawasan selatan Sulawesi Selatan.
Keselamatan dan Ketertiban Jadi Prioritas
Pihak pelabuhan dan awak kapal mengingatkan seluruh penumpang untuk mematuhi jadwal keberangkatan, menjaga ketertiban, serta tidak membawa barang-barang yang dilarang.

Barang berbahaya seperti bahan mudah meledak atau terbakar, narkotika, senjata api, serta barang berbahaya lainnya tidak diperbolehkan dibawa dalam perjalanan.
Penumpang juga diimbau menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan pelabuhan maupun selama berada di atas kapal.
Dengan diberlakukannya jadwal dan tarif baru serta kemudahan pemesanan melalui PELNI Mobile, KM Sabuk Nusantara 85 kembali menegaskan perannya sebagai urat nadi konektivitas laut sekaligus penggerak ekonomi masyarakat antarpulau.( Jamaluddin S.)

Post a Comment