INTEGRITAS.web.id - Serdang Bedagai.Semangat perjuangan para pahlawan kembali menggema di Kabupaten Serdang Bedagai. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 33 putra-putri terbaik Sergai resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2026.
Pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (11/8/2026) sore.

Mereka bukan sekadar pasukan yang akan berdiri tegak di hadapan tiang bendera. Di balik seragam yang dikenakan, terdapat tanggung jawab untuk membawa semangat perjuangan para pahlawan ke tengah generasi masa kini.

Sebanyak 33 anggota Paskibraka tersebut merupakan putra-putri pilihan yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai. Mereka telah melewati rangkaian seleksi, pembinaan, latihan fisik dan mental, hingga masa karantina yang menguji kedisiplinan, kekompakan dan ketangguhan.

Prosesi pengukuhan dipimpin Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Kamaluddin, MMA.
Turut hadir jajaran Forkopimda atau perwakilan, para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, para camat, unsur pelatih, Purna Paskibraka, serta para orang tua anggota Paskibraka.

Dalam sambutan tertulis Bupati Sergai yang dibacakan Kamaluddin, disampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak lahir dengan mudah. Kemerdekaan merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, harta bahkan jiwa dan raga.
Kini, perjuangan tersebut berada di tangan generasi penerus.
“Kini kita telah merasakan kemerdekaan. Generasi muda sangatlah diharapkan untuk mempertahankan serta mengisi kemerdekaan itu dengan karya nyata,” ujar Kamaluddin membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, semangat nasionalisme, disiplin, tanggung jawab dan karakter harus terus ditanamkan sejak dini.
Pengukuhan 33 anggota Paskibraka juga menjadi penanda bahwa mereka telah dinyatakan siap secara fisik dan mental untuk mengemban tugas penting pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

Selama masa karantina, para anggota Paskibraka menjalani latihan keras dan melelahkan di bawah bimbingan para pelatih. Setiap langkah, hentakan kaki, sikap sempurna dan gerakan yang dilakukan bukan sekadar latihan baris-berbaris, tetapi menjadi bagian dari proses membentuk kedisiplinan dan karakter.

Mereka ditempa untuk memahami bahwa mengibarkan Sang Saka Merah Putih bukanlah tugas biasa.
Di balik kibaran Merah Putih terdapat sejarah panjang bangsa. Ada darah para pejuang, air mata keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta, serta tekad para pendiri bangsa untuk membangun Indonesia yang merdeka.

Karena itu, Bupati Sergai berpesan agar seluruh proses latihan yang telah dijalani dijadikan pengalaman berharga dalam membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.

Ke-33 anggota Paskibraka juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi pelajar dan generasi muda lainnya, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
“Jadilah contoh dan teladan bagi pemuda-pemudi lainnya dengan menunjukkan semangat, sifat serta perilaku terpuji yang membanggakan sekolah dan daerah,” pesan Bupati.

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi awal dari tugas besar yang akan mereka jalankan. Pada 17 Agustus nanti, mata masyarakat Sergai akan tertuju kepada mereka ketika Sang Saka Merah Putih dikibarkan dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi 33 putra-putri Sergai itu, momen tersebut bukan hanya tentang mengibarkan bendera.
Itulah saat ketika generasi muda berdiri meneruskan estafet perjuangan para pahlawan—bukan lagi dengan mengangkat senjata di medan perang, tetapi dengan disiplin, pendidikan, prestasi, persatuan, integritas dan karya nyata untuk Indonesia.

Di bawah kibaran Merah Putih, mereka akan membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak pernah berhenti.
Perjuangan telah diwariskan. Kini saatnya generasi muda mengisinya.
( Nawi )


Post a Comment