INTEGRITAS web.id - SURABAYA. Sebuah gedung yang pembangunannya sempat terhenti selama lebih dari tiga dekade akhirnya kembali berdiri dan mulai difungsikan. Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur di Surabaya resmi diresmikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jumat (21/8/2026).

Peresmian tersebut bukan sekadar seremoni. Gedung yang pertama kali dibangun sejak 1988 melalui swadaya dan gotong royong para anggota itu kini disiapkan menjadi ruang pelayanan, pemberdayaan, sekaligus rumah bersama bagi buruh di Jawa Timur.

Pembangunan gedung tersebut sebelumnya dipelopori Dendy Prayitno bersama sejumlah anggota. Namun, prosesnya terhenti sejak 1990 akibat berbagai persoalan sehingga bangunan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Lebih dari 30 tahun kemudian, harapan untuk menyelesaikan pembangunan kembali muncul. Revitalisasi dimulai pada pertengahan 2025 atas prakarsa Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan berlanjut hingga gedung rampung pada 2026.

Kini, gedung tersebut memiliki sejumlah fasilitas, mulai dari ruang organisasi dan rapat, aula untuk pelatihan, klinik kesehatan, minimarket, hingga ruang pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kapolri Listyo Sigit mengapresiasi seluruh pihak yang mendorong penyelesaian pembangunan gedung tersebut. Ia berharap fasilitas itu tidak berhenti sebagai kantor organisasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi pekerja.
Saya berharap gedung ini benar-benar menjadi rumah besar, tidak hanya bagi anggota KSPSI AGN Jawa Timur, namun juga bagi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,” ujar Sigit.

Menurut Kapolri, keberadaan gedung harus dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan kepada buruh, termasuk memperjuangkan hak, meningkatkan kesejahteraan, menyediakan ruang konseling, dan membahas persoalan ketenagakerjaan secara terbuka serta konstruktif.Ia juga mendorong agar penguatan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) tidak berhenti di tingkat pusat.

Sekretariat bersama dan konsolidasi organisasi buruh diharapkan dapat dikembangkan hingga tingkat provinsi dan daerah.
Bagi Kapolri, ruang bersama tersebut penting untuk mempertemukan berbagai kepentingan dalam hubungan industrial
Dialog antara buruh dan pengusaha, kata dia, perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.

Hubungan industrial yang kondusif pada akhirnya juga akan mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat.Polri, lanjut Sigit, berkomitmen menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung hubungan industrial yang berkeadilan.

Peresmian gedung ini pun menjadi babak baru perjalanan panjang DPD KSPSI AGN Jawa Timur.
Bangunan yang pernah terdiam selama puluhan tahun kini kembali membuka pintunya. Kali ini, bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi sebagai ruang bagi buruh untuk memperoleh pelayanan, membangun kemandirian, menyampaikan aspirasi, dan mencari jalan keluar atas persoalan ketenagakerjaan.

Lebih dari 30 tahun setelah pembangunan pertamanya dimulai, gedung itu akhirnya menemukan fungsi yang selama ini tertunda: menjadi rumah bagi perjuangan dan pemberdayaan buruh.(Mikhael)

Post a Comment