INTEGRITAS.web.id - BREBES. Masyarakat Desa Negla, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyambut antusias penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras yang diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor Kepala Desa Negla pada Senin (21/9/2026). Bantuan beras yang diterima masyarakat merupakan program bansos triwulan ketiga untuk periode Juni, Juli, dan Agustus 2026.
Kepala Desa Negla, Bambang Irwanto, mengatakan setiap KPM memperoleh tiga kantong beras. Masing-masing kantong berisi 10 kilogram sehingga total bantuan yang diterima setiap KPM mencapai 30 kilogram.
Bantuan ini untuk triwulan ketiga, yaitu bulan Juni, Juli dan Agustus. Setiap KPM mendapatkan tiga kantong beras, masing-masing 10 kilogram,” ujar Bambang.
Di Desa Negla, tercatat sebanyak 3.016 KPM yang menerima bantuan tersebut. Dengan jumlah itu, penyaluran bansos beras diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama warga yang kondisi ekonominya masih terbatas.
Bambang menyebut masyarakat sangat antusias menerima bantuan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan bagi warga yang tengah menghadapi kondisi ekonomi yang cukup berat.
Warga sangat antusias dan senang sekali menerima bantuan ini karena memang bantuan seperti ini sangat ditunggu,” katanya.
Ia menjelaskan, sebagian besar masyarakat Desa Negla bekerja sebagai petani. Kondisi musim kemarau dan minimnya curah hujan turut berdampak terhadap aktivitas serta kondisi ekonomi masyarakat.
Bambang menegaskan, bantuan beras tersebut diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun kepada penerima.
Ia juga telah mengingatkan pemerintah desa dan para ketua RT agar tidak melakukan pungutan kepada KPM dengan alasan apa pun dalam proses penyaluran bantuan.
Bantuan beras ini benar-benar gratis. Saya selalu mewanti-wanti kepada pemerintah desa dan RT agar tidak ada pungutan,” tegas Bambang.
Selain memastikan tidak adanya pungutan, Bambang juga mengimbau kepada KPM agar bantuan beras yang diterima digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan tidak diperjualbelikan.
Bantuan beras tersebut tiba di Desa Negla pada Jumat (18/9/2026) dan kemudian disalurkan kepada masyarakat pada Senin saat jam kerja.
Pemerintah Desa Negla berharap program bantuan sosial berupa beras dapat terus dilaksanakan. Pasalnya, menurut pemerintah desa, masih terdapat cukup banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menunjukkan pentingnya dukungan program sosial bagi masyarakat di wilayah yang sebagian besar penduduknya bergantung pada sektor pertanian, terutama ketika kondisi musim turut memengaruhi aktivitas ekonomi warga.
Pemerintah desa berharap bantuan serupa dapat terus berjalan sehingga masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.(Aris Hadi)
Posting Komentar